01 Juli 2011

10 Hewan Paling Langka Di Dunia

Pada jaman dahuli kita bisa melihat aneka ragam satwa yang jenisnya banyak sekali di dunia ini, akan tetapi seiring perkembangan jaman banyak sekali hewan -hewan tersebut yang mati karena alam maupun mati karena diburu oleh manusai, berita unik kali ini akan menghadirkan 10 hewan paling langka di dunia yang kemungkianan masih bisa kita lestarikan bersama,

Dan berikut ini daftar 10 Hewan paling langka di dunia yang berhasil kita dapatkan dari berbagai sumber

1. The Pinta Island tortoise

Hewan yang menghuni kepulauan pinta ini Termasuk dalam spesies Giant Galapagos Turtoise. karena apa? karena di dunia hanya menyisakan 1 saja yang masih hidup, hal ini menutup kemungkinan untuk dilestarikan dan di kembangbiakan lagi

2. Baiji (Yangtze River Dolphin)

untuk hewan yang satu ini adalah lumba-lumba air tawar hewan ini Hanya bisa kita ketemukan di di sungai Yangtze, Tiongkok. Jumlah hewan ini tinggal 10 Ekor di dunia,

3.Javan Rhino Indonesia punya nih

Badak jawa kini semakin memprihatinkan saja, bayangkan di dunia ini hanya tinggal 60 ekor saja, dan badak ini bisa kita temukan di Jawa dan Vietnam. Hewan ini menjadi sangat langka karena perburuan liar untuk mengambil culanya

4. Seychelles Sheath-tailed Bat

Hewan asli dari Madagascar, tergolong hewan yang cukup langka karena populasinya tinggal 100 ekor saja di Dunia. dan kini para ahli sedang berusaha untuk melakukan pengembagan hewan ini

5. Iberian Lynx

The Lynx. hewan ini masuk dalam spesies kucing, Sesuai namanya, kucing ini bisa kita temukan di Iberian . akan tepapi kita bisa menemukan populasinya hanya di Andalusia. hewan yang satu ini banyak sekali meninggal karena terkena perangkap. Jumlah habitatnya tinggal 100 ekor saja di dunia, dimana pada tahun 2000 hewan ini masih ada 400an ekor

6. Hispid hare

Biasa disebut “Bristly Rabbit” bias ditemukan di Himalaya, Nepal, Bengal, and Assam. Cuma bias ditemukan sekitar 110 ekor di dunia.


7. Northern Hairy-nosed Wombat

hean Ini Bisa ditemukan di New South Wales and Victoria (Australia ) tapi sekarang Cuma bias ditemukan di taman nasional dekat Epping Forest Station di Queensland. Cuma ditemukan sekitar 113 ekor saja.

8. The Vancouver Island Marmot

Hewan ini sesuai dengan namanya hanya bisa diketemuakan di Vancouver Island, di British Columbia. dan di dunia hanya tersisa 75 ekor saja. sedikit melegakan karena Hewan ini berhasil di kembangkan oleh para ahli dan kini telah ada sekitar 150 ekor dan sekitar 44 yang baru lahir.

9. Tamaraw (Dwarf Water Buffalo)

Ditemukan di Philippines hewan yang termasuk dalam keluarga kerbau ini Pertama kali dinyatakan terancam punah tahun 2000. kini tinggal tersisa sekitar 30 – 200 ekor. kebanyakan mati karena perburuan liar

10. Red Wolf

Serigala ini masih sodaraan sama gray wolf, tapi ukurannya lebih kecil. Sekarang tempat tinggal mereka ada di timur laut North Carolina. Tinggal 20 ekor red wolves murni ditemukan tahun 1980, tapi sekarang sudah berkembang lebih dari 200 ekor.

Nah kewajiban kita untuk melakukan pelestarian terhadap hewan paling langka didunia ini dengan cara tidak melakukan pemburuan liar yang bisa merusak habitat asli mereka,

15 Hewan Teraneh di Dunia

Dunia ini dipenuhi dengan makhluk hidup yang aneh. Dari vertebrata hingga invertebrata, banyak makhluk hidup yang berbeda dari lainnya. Di sini akan dibahas 15 dari hewan-hewan teraneh di dunia.
 
1. Raja Heriang
Burung Heriang biasanya terlihat sebagai burung yang hitam, jelek dan membosankan. Namun, Raja Heriang adalah hewan yang berwarna-warni. Tubuhnya berwarna putih di bagian atas dan putih di bagian bawah, sementara kepalanya ditutupi berbagai warna mulai dari merah, oranye dan kuning sampai biru dan ungu. Ia juga punya pial di kepalanya. Heriang tidak punya pangkal tenggorokan tetapi mereka masih bisa mengeluarkan suara keras. Menurut mitologi Smuku Maya, burung ini merupakan penyampai pesan dari Tuhan.

2. Kepiting Laba-laba Jepang
Artropoda terbesar di dunia, kepiting besar ini mempunyai kaki yang panjangnya bisa mencapai 4 meter (13 kaku) dan beratnya 20 kilogram (44 pound). Mereka juga bisa hidup ribuan tahun.

3. Laba-laba Laut
Hewan yang bentuknya seperti laba-laba ini tinggal di kedalaman yang berbeda-beda di laut. Karakteristik yang paling menonjol selain tempat tinggalnya adalah kakinya yang besar (kalau dibandingkan dengan badannya). Mereka tidak memiliki sistem respirasi, tapi menggunakan difusi untuk bertahan hidup. Yang terbesar dari jenis ini adalah spesies Colossendeis colossea.

4. Kalajengking Cambuk
Arakhnida menakutkan ini memiliki pedipalus (penjepit) besar dan “cambuk” di tepi perut mereka. Yang lebih menakutkan adalah, hewan ini dapat menyemprotkan berbagai cairan kimia dari perut mereka, termasuk asam semut (asam formiat) (CH2O2), klorin dan campuran asam asetat (C2H4O2) dan asam oktanoic (C8H16O2), tergantung dari spesies mereka. Semprotan terakhir mereka baunya seperti cuka, karena itulah mereka juga disebut “Vinegarroons”. Hewan serupa yang termasuk kalajengking cambuk (juga dikenal dengan sebutan kalajengking cambuk tanpa ekor) dan kalajengking cambuk mikro.

5. Lele Terbalik
Seperti namanya, ikan dari Afrika ini seringkali ditemukan berenang dalam keadaan terbalik. Diperkirakan mereka melakukan hal ini agar mereka dapat menjangkau makanan di permukaan air, seperti telur serangga. Warna tubuh mereka juga terbalik, tidak seperti kebanyakan ikan, perut mereka lebih gelap dari bagian atas tubuh mereka. Hal ini berguna untuk kamuflasi saat menghadapi pemangsa di atas. Mereka adalah ikan peliharaan populer dan mungkin saja dalam waktu dekat dijual di pet shop setempat.

6. Beruang Air
Hewan kecil yang seperti ulat ini adalah salah satu makhluk hidup terhebat yang pernah ada. Mereka dapat hidup hampir di mana saja, mulai dari sumber air panas hingga daerah kutub. Hebatnya lagi, mereka dapat masuk ke cryonic state (keadaan temperatur sangat rendah) yang membuat mereka hampir sepenuhnya kebal dari kerusakan lingkungan. Mereka dapat bertahan hidup di suhu lebih dari 150 derajat Celcius dan bahkan mendekati suhu nol mutlak. Mereka dapat menahan tekanan besar, radiasi dan bahkan ruang hampa udara. Paling banyak ditemukan di lumut dan tempat-tempat basah lainnya.

7. Ngengat Vampir
Tidak semua kupu-kupu dan ngengat minum nektar, ngengat vampir kenyataannya minum darah. Hal ini dilakukan dengan menggunakan belalainya yang menembus kulit dan meminum darah targetnya. Dan, ya, mereka kadang-kadang menggigit manusia. Untungnya mereka tidak menyebabkan penyakit. Hanya jantan yang menggigit.

8. Megalopyge Opercularis
Ngengat jenis ini berbulu banyak, apalagi sebagai ulat. Terkenal dengan beberapa sebutan, seperti ngengat kucing/ ulat kucing, ngengat flanel selatan, dan ulat berbisa, ngengat ini lebih mirip dengan kucing Persia daripada ulat. Mereka mungkin terlihat lucu tapi JANGAN pernah menyentuhnya. Seperti kebanyakan ulat, serangga kecil ini memiliki sistem pertahanan: rambut mereka sebenarnya duri beracun. Menyentuhnya tidak akan membunuh, tapi akan melukai dan menyebabkan bekas. Pertolongan pertama sebaiknya dilakukan jika secara tidak sengaja menyentuh ulat ini. Mereka menggunakan bulu mereka sebagai kepompong.

9. Kumbang Penggerek Jerapah
Seperti yang dikira, kumbang penggerek ini memiliki leher yang panjang dan ramping (hanya jantan yang punya). Leher yang panjang ini membantu si kumbang penggerek untuk membangun sarangnya. Mereka juga berwarna-warni, sebagian besar tubuhnya berwarna hitam dan merah.

10. Paus Sperma
Paus Sperma (Physeter macrocephalus) adalah hewan terbesar dalam kelompok paus bergigi sekaligus hewan bergigi terbesar di dunia. Paus ini dinamakan karena bahan putih susu spermaceti yang terdapat pada kepalanya, dan pada awalnya dikira sebagai sperma. Kepala Paus Sperma yang besar dan bentuk keseluruhannya yang berbeda, ditambah lagi kemunculannya dalam novel Moby-Dick yang ditulis oleh Herman Mellville, membuatnya dikenal sebagai paus arketipe (archetype). Dikenal sebagai paus terkecil di dunia. Panjangnya tidak lebih dari ukuran manusia dewasa.

11. Cnemidophorus Uniparens
Kadal ini mungkin terlihat biasa dari luar, tapi setelah ditelaah lebih dalam, sebuah fakta mengejutkan terungkap: di beberapa spesies, seperti New Mexico Whiptail, seluruhnya adalah betina. Mereka mengalami Partenogenesis, yang merupakan pembuahan embrio tanpa jantan untuk menghasilkan keturunan. Meskipun demikian, kadal ini masih butuh “kawin” untuk meningkatkan kesuburan.

12. Andean Cock-of-the-rock
Betina dari spesies burung ini sebenarnya cukup normal, tetapi jantannya memiliki kepala aneh yang terlihat besar, merah/oranye dan menonjol. Bulunya berwarna merah/oranye di bagian depan, hitam di bawah dan sedikit keabuan. Mereka adalah burung nasional dari Peru.

13. Umang-umang Kelapa
Artropoda terbesar yang hidup didaratan (berat mencapai 4,1 kilogram), umang-umang ini dikenal suka memanjat pohon kelapa dan memakan buahnya. Tidak seperti umang-umang lainnya, hanya anak-anak yang memakai tempurung kulit. Yang lebih tua biasanya memakai tempurung kelapa. Warna mereka berwarna-warni, seperti oranye dan biru. Mereka dirumorkan suka mencuri benda berkilau.

14. Katak Berambut
Katak afrika ini mendapatkan namanya dari struktur kulit samping yang mirip rambut pada jantan. Rambut ini digunakan untuk meningkatkan laju si katak menyerap oksigen, karena jantan menghabiskan waktu yang lama untuk menjaga telurnya. Fakta mengesankan lain dari katak ini adalah mereka memiliki cakar yang bisa ditarik keluar yang terbuat dari tulang (sebagai lawam keratin). Namun, untuk mengeluarkan cakar ini, katak harus mematahkan tulang bintil terlebih dahulu.

15. Ikan Barreleye
Keberadaannya sebenarnya sudah teridentifikasi sejak tahun 1939. Namun, itu hanya dari spesimen yang telah mati. Ikan yang terlihat dalam foto tersebut berukuran panjang sekitar 15 sentimeter. Para peneliti dari Monterey Bay Aquarium Research Institute (MBARI) memotretnya di perairan dalam dekat pantai tengah California. Ini adalah satu-satunya spesies ikan yang punya keunikan tersebut. Walaupun memiliki dua tonjolan di kepalanya, itu BUKAN mata. Matanya adalah dua bola hijau transparan di dalam kepalanya. Mata ini dapat digunakan untuk mencari makanan di atas atau melihat kedepan ketika memburu mangsanya.

Hewan yg suka mencuri

1. Scorpionfly:
Pencurian adalah hal yang lumrah dan wajar di antara hewan, salah satunya adalah scorpionfly. Untuk berpasangan dengan betina, scorpionfly jantan harus memberikan hadiah yang khas berupa makanan. Caranya ada yang mengambil serangga yang udah mati di jaring laba-laba. Kadang kala ada yang berpura-pura menjadi betina dan kemudian melarikan “persembahan” jantan lain dan untuk merebut betina tsb. Dia pun kabur dengan hasil curian dan betina di sisinya…

2. Burung Camar:
Burung satu ini dikenal dengan sebutan “the pirates of the seashore”, alias Perompak Pinggir Pantai… Camar merupakan burung yang agresif dan suka bersaing (kompetitif). Mereka mencuri makanan dari camar lain, maupun burung dari spesies lain, bahkan terkadang dari berang-berang laut. Karena burung ini tidak bisa menyelam, maka dia “harus” mencuri untuk bisa makan ikan. Target pencurian utama burung camar adalah pelikan abu-abu, burung penangkap ikan dengan kantung besar pada paruhnya (ada di film Finding Nemo nich). Ketika pelikan ingin memasukkan ikan ke paruhnya, maka camar akan menukik ke arah pelikan, mengambilnya dan melahapnya…

3. Tupai:
Banyak orang berpikir bahwa tupai adalah hewan yang cute dan gak berbahaya, tetapi tidak bagi orang yang memiliki kebun, baginya tupai adalah musuh nomor Satu Tupai sangat cerdas, berani dan gigih. Ketika tupai lapar dan mereka tinggal di dekat lingkungan rumah kita, maka konflik keduanya tidak mungkin terelakkan lagi. Tupai juga kadang-kadang masuk ke dalam rumah dan toko dan membawa kabur kacang, bebijian ataupun snack lainnya yang bisa mereka jangkau.

4. Gurita:
Gurita merupakan spesies aquarium yang dijual cukup mahal. Faktanya, gurita berada di puncak atas predator di samudera. Selama penjelajahannya di dasar laut, mereka sering mencuri kepiting, ikan dan binatang lainnya. Kelenturan tubuhnya mendukung hal ini. Tw gak klo otak gurita merupakan otak terbesar dan terbaik di antara spesies laut lainnya.

5. Serigala Arktik:
Untuk bertahan hidup di dinginnya Arktik, hewan membutuhkan lebih dari sekedar mantel bulu. Harus bisa mengakali keadaan untuk bisa mendapatkan makanan yang cukup, walaupun itu dengan cara mencuri. Srigala Arktik adalah hewan yang bisa bersembunyi dengan baik. Dengan bulu berwarna putih atau kebiruan saat musim dingin dan cokelat keabu-abuan saat musim panas, membuat mereka tersamar dengan lingkungannya sepanjang tahun. Kamuflase ini memudahkan mereka dalam mencuri telur-telur burung.

6. Burung Jay:
Burung jay adalah “maling” yang berani dan tidak suka pilih-pilih dalam menentukan korbannya. Mereka suka mencuri sesuatu dari spesies lain maupun dari spesies mereka sendiri. Salah satu spesies burung ini suka menyerobot makanan burung lainnya. Setelah mencurinya, mereka mengubur makanan tsb, dan pergi lagi.

7. Burung Heriang:
Burung agresif dan kuat ini merupakan pencari bangkai utama, jadi sangat gak perlu mencari mangsa yang masih hidup dan membunuhnya. Mereka sering terbang tinggi di daratan untuk mencari binatang yang sudah mati dan setelah menemukannya mereka akan berpesta pora dengan bangkai tsb.
Hewan ini juga masuk kategori hewan yang paling rakus.

8. Hyena (Dubuk):
Termasuk pencuri yang sangat berani dan tak tau malu, hyena merupakan hewan yang bisa “mengusir” singa dari mangsa mereka sendiri. Dengan geng sebanyak 80 ekor hyena, mereka mampu melakukan itu. Kadang-kadang hyena juga senang berburu secara kolektif, saat mencuri pun gitu.

9. Kera Rhesus:
Kera rhesus bisa beradaptasi dengan manusia di kota. Membuat mereka menjadi sangat dekat dengan manusia, sehingga mereka pun menjadi suka mencuri. Bukan ide yang bagus untuk meninggalkan sekantong makanan di rumah atau dengan konsekuensi agan akan kehilangannya. Kebanyakan porsi makan dar hewan ini berasal dari hasil pencurian. Di India, hewan ini dijaga dan diberi makan di kuil mereka, kera berkaitan erat dengan Hanoman, dewa mereka.

10. Paus Sperma:
Paus yang satu ini merupakan pencuri yang paling berani di antara hewan lainnya. Di Alaska, telah banyak paus sperma yang mencuri ikan dari nelayan. Menurut nelayan, raksasa ini sering bermalas-malasan di permukaan laut seolah-olah mereka sudah tidak peduli dengan apapun yang terjadi. Ketika momen sudah tepat mereka kemudian mendekat ke nelayan dan menangkap hasil nelayan tsb.

11 Mei 2011

10 Hewan Paling Berbahaya di Dunia

10. Kodok Racun Panah

Kodok ukuran mini ini emang bahaya. Pungung mereka penuh dengan neurotoxin di lendirnya, dengan tujuan untuk menjaga agar para predator ogah. Tiap kodok mampu memproduksi racun yang cukup untuk membunuh 10 manusia.





9. Cape Buffalo

Ketika berhadapan dengan predator, Kerbau ini akan menyerang dengan tanduknya. Hewan dengan berat rata2 700an kilo lebih ini memiliki dua tanduk besar dan runcing. Kalo cuman 1 sih ga masalah, kebayang ada sekelompok datang menyerang anda, gimana ngerinya?







8. Beruang Kutub

Memang di kebun binatang keliatan lucu, tapi di alam bebas, mereka bisa makan singa laut buat sarapan. Badan anda bisa terobek dua dengan mudahnya hanya dengan satu ayunan cakar raksasanya!






7. Gajah

Nggak semua gajah itu ramah kaya Dumbo! Setiap tahun ada 500 orang yang tewas gara2 dibunuh gajah. GAjah afrika biasanya berbobot sekitar 8 ton dan bayangkan kalo berat segitu nginjak badan kita, belum lagi gadignya yang tajam







6. Buaya Laut Australia

Awas, mereka bisa menyamar dengan sangat baik sebagai kayu mati, diem terapung, nunggu orang lewat dan tiba2 aja, dia lompat menerkam mangsanya, dibawa ke bawah air, dan dipotong pake gigi yang setajam itu... hiiiii



5. Singa Afrika

Taring Raksasa: Ada, Gerak Kilat: Bisa, Cakar tajam: Nggak diragukan, Lapar?: Hohohohooh.. hati2. Kucing raksasa ini pemburu yang hampir sempurna.






4. Hiu Putih Raksasa

Setetes darah di air dapat membuat ikan satu ini tiba2 jadi ganas. Dan 3RIBU gigi di mulutnya akan menggigit apapun yang bergerak!






3. Ubur-ubur Kotak Australia

Dikenal juga sebagai penyengat laut, ubur2 seukuran mangkuk salad ini dapat memiliki 60 tentakel sepanjang 15 kaki, dan tiap2 tentakel dapat memiliki sel penyengat sampai 5 RIBU sel, dan memiliki cukup racun untuk membunuh 60 manusia. Jadi total.. 60 kali 60 manusia bisa mati gara2 seekor ubur2.


2. Kobra Asia

Memang bukan ular paling beracun, tapi sebagian besar orang yang meninggal gara ular, adalah ulah ular cantik (buat sebagian orang) ini. Dari 50.000 kasus meninggal tiap tahun lebih dari 70% adalah tanggung jawab ular kobra Asia ini









1. Nyamuk

Kaget? Nyawa yang diminta oleh serangga ini bisa setinggi dua juta orang per tahun di seluruh dunia. Setinggi itu? ya memang bukan dari gigitannya, tapi dari penyakit yang dibawanya, Malaria, DBD dan beberapa penyakit berbahaya lain.

10 Serangga pemegang rekor di dunia

Serangga adalah hewan-hewan mungil namun menyimpan beraneka ragam keunikan. Serangga adalah hewan dengan spesies terbanyak di dunia. Berikut 10 serangga pemegang rekor di dunia:

1. Serangga Paling Cantik: Sunset Moth from Malagasy

sayap serangga ini sebenarnya tidak memiliki pigmentasi apapun. Warna yang muncul di sayapnya berasal dari refraksi cahaya dari pita-pita mikro pada sayapnya. Serangga ini aktif pada siang hari, ketika serangga dari family yang sama aktif pada malam hari. Mereka berasal dari Madagascar dan Amerika Selatan, dan sayapnya berganti warna dari biru ke hijau keemasan dan lalu ke warna kuning ketika dilihat dari sisi yang berbeda.

2. Semut Paling Berbahaya: Black Bulldog Ant of Australia

Secara literatur, semut ini diketahui pernah membunuh manusia. Serangga ini merupakan jenis yang paling primitif dari semua semut dan sangat agresif. Panjangnya sekitar 1 inchi dan dapat tumbuh hingga 2 inchi. Sesuai namanya, semut ini hanya ditemukan di Australia dan gerakannya pun sangat cepat.



3. Serangga Terbang Tercepat: Horse Fly

Serangga ini dapat terbang dengan kecepatan 90 MPH (miles per hour). Ia juga memiliki manuver yang sangat baik di udara. Ia dapat berbelok dan berganti arah dengan kecepatan cahaya. Ia juga memiliki mata yang sangat besar, dan dapat melihat dengan sudut hampir 360 derajat.






4. Serangga Terberat: Goliath Beetle

Serangga ini berasal dari keluarga scarab beetle, dan suka memakan tanaman mati. Ia memiliki panjang 2 hingga 4,3 inchi dan berat sekitar 3 hingga 3,5 oz (sekitar 28,35 gram). Mereka memainkan peran penting dalam ekosistem sebagai dekomposer.





5. Serangga Paling Mengganggu: No-See-Um

Serangga ini merupakan lalat yang sangat kecil yang berkumpul dalam sebuah kelompok dan terbang dalam arah yang tidak jelas. Mereka dapat melewati celah-celah pintu atau jendela. Mereka biasanya hidup di tempat yang ada sumber airnya. Hanya yang betina yang menggigit dan menghisap darah, dengan tujuan mendapatkan protein untuk membesarkan telur-telurnya.



6. Serangga Terpanjang: Giant Stick Insect

Panjangnya sekitar 163 mm, dan jika dihitung ketika kakinya semua terentang, panjangnya menjadi 295 mm. Pada beberapa kasus, panjangnya bisa mencapai 20 inchi. Ada lebih dari 3.000 spesies dari serangga ini yang ditemukan, dan beberapa dari mereka memiliki sayap dan dapat terbang.







7. Serangga Ternyaring: Brevisana brevis

Spesies jangkrik ini bunyinya dapat terdengar hingga 1 mil jauhnya. Pada jarak dekat, bunyinya dapat mencapai 120 dB. Sebagai pembanding, musik pada diskotik ‘hanya’ berukuran 100 dB.






8. Serangga dengan Bentuk Teraneh: Thorn Bug

Ukuran dan warna serangga ini sangat bervariasi, namun biasanya, serangga dewasa berukuran tinggi sekitar 0,5 inchi dan berwarna hijau. Mereka ditemukan di Amerika Tengah dan Selatan, Meksiko, dan Florida Selatan.

\

9. Serangga dengan Waktu Hidup Terlama: Queen of Termites

Serangga ini diketahui telah hidup selama 50 tahun. Mereka telah ada di bumi sejak 200 juta tahun yang lalu. Serangga ini memakan kayu-kayu kering dan menyebabkan kerusakan pada rumah-rumah dibanding kebakaran dan badai. Ratunya dapat menelurkan 5.000–7.000 butir telur per hari.


10. Serangga Paling Merusak: Desert Locus

Jika rayap seperti di atas menyebabkan banyak kerusakan pada rumah, itu tidak ada artinya jika dibandingkan dengan kerusakan yang dihasilkan oleh Desert Locus. Mereka masing-masing makan dengan ukuran yang sama dengan berat tubuhnya. Mereka memakan hampir semua jenis sayuran, dedaunan, bunga, padi, buah, dan biji-bijian. Tahun 2003-2005 merupakan periode penyerangan desert locus paling buruk di Afrika Barat. Mereka telah menginvasi lebih dari 20 negara, dan biaya yang telah dikeluarkan untuk memerangi mereka melebihi $400 juta. Kerusakan yang dihasilkan pada perkebunan bernilai lebih dari $2,5 milyar.